Berbisik angin lirih menyapa
Menggenggam sunyi dalam cerita
Embun menetes di ujung daun
Mengalir rindu yang tak termaafkan

Dalam hening ku mendengar
Suara hati yang bergetar
Menari bersama waktu
Di pelukan yang semu

Oh angin, bawalah rinduku
Bersama embun yang jatuh perlahan
Sampaikan pesan di fajar biru
Bahwa aku masih menunggu dalam kenangan

Pagi berbisik lewat cahaya
Menyentuh hati yang terluka
Rindu tenggelam dalam bayang
Di pelukan waktu yang enggan berpulang

Dan jika malam memanggil
Aku tetap di sini mengagumi
Angin dan embun yang setia
Menjaga rindu yang tak pernah sirna

Satu hari mungkin kau tahu
Bahwa angin dan embun menyimpan
Sebuah kisah yang tak terucap
Dalam kedalaman rindu yang abadi